banner 728x250

Kejuaraan Golden Track and Field 2025 Jadi Wadah Pencarian Bibit Atlet Babel

banner 120x600
banner 468x60

PANGKALPINANG – Kejuaraan Golden Track and Field 2025 kembali digelar bisa dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit-bibit unggul atletik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung umumnya dan Kota Pangkalpinang khususnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pangkalpinang, Pengprov PASI Babel, serta berbagai pihak terkait.

banner 325x300

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna (Cece Dessy) menyampaikan rasa bangganya melihat antusiasme para peserta. Ia menyebutkan jumlah atlet yang terdaftar mencapai lebih dari 700 orang, menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap olahraga atletik.

“Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak. Dari ratusan peserta ini, kami berharap ke depan akan lahir bibit-bibit atlet atletik yang luar biasa, mengikuti jejak atlet kita yang sudah berprestasi seperti Robi Syianturi,” ujar Cece Dessy saat membuka kejuaraan, Sabtu (20/12/3025).

Lebih lanjut, Cece Dessy
menegaskan bahwa melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, Pemkot Pangkalpinang akan terus menyiapkan program-program pembinaan olahraga, tidak hanya di cabang atletik, tetapi juga cabang olahraga lainnya.

Pemerintah juga akan memperkuat sinergi dengan KONI, KORMI, serta komunitas olahraga untuk menciptakan ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.

“Kita melihat sekarang budaya olahraga semakin baik. Harapannya, ini bisa menumbuhkan atlet-atlet berprestasi yang membawa nama harum Pangkalpinang dan Bangka Belitung,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov PASI Babel, Bahar Buasan, menjelaskan bahwa Golden Track and Field merupakan momentum penting dalam pembinaan atlet. Menurutnya, atletik adalah induk dari berbagai cabang olahraga dan menjadi dasar bagi pengembangan prestasi olahraga lainnya.

“Kegiatan ini bertujuan mencari bibit-bibit unggul atletik. Prestasi Robi Syianturi yang meraih emas di SEA Games menjadi motivasi besar bagi generasi muda untuk berprestasi,” jelas Bahar.

Ia juga menilai bahwa potensi atlet di Bangka Belitung cukup besar, namun perlu lebih banyak kesempatan bertanding. Oleh karena itu, kejuaraan seperti Golden Track and Field direncanakan digelar tiga kali dalam setahun, agar para calon atlet memiliki wadah untuk berlatih, bertanding, dan mengukur kemampuan mereka secara berkelanjutan.

“Dengan sering bertanding, atlet akan lebih siap untuk menjadi atlet daerah, nasional, bahkan internasional. Selain itu, olahraga juga berperan penting dalam menciptakan masyarakat yang sehat,” pungkasnya.

Kejuaraan Golden Track and Field 2025 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat budaya olahraga di Bangka Belitung.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *