PANGKALPINANG – Sorotan tajam datang dari Anggota Komisi IV DPRD Bangka Belitung (Babel), Narulita Sari. Ia angkat bicara terkait aduan masyarakat yang menyoroti pelayanan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Eko Maulana Ali, Kecamatan Belinyu.
Aduan tersebut, menurut Narulita, berkaitan dengan proses pelayanan hingga mekanisme rujukan pasien yang dinilai perlu perhatian serius. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu klarifikasi resmi dari manajemen rumah sakit agar informasi yang beredar tetap berimbang.
“Kami menerima aduan dari masyarakat, tentu ini menjadi perhatian. Namun kami juga menunggu klarifikasi dari pihak rumah sakit agar informasinya berimbang,” ujar Narulita.
Politisi perempuan Partai Gerindra itu menekankan, bahwa pelayanan kesehatan harus mengedepankan kecepatan, ketepatan, serta koordinasi yang baik, terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan atau rujukan ke fasilitas kesehatan lain.
Meski isu ini mulai menjadi perhatian publik, Komisi IV DPRD Babel disebutnya belum mengambil langkah pemanggilan resmi terhadap pihak rumah sakit. Saat ini, DPRD masih dalam tahap pengumpulan informasi dan klarifikasi awal.
“Kami memberi kesempatan kepada pihak rumah sakit untuk melakukan penjelasan dan evaluasi internal terlebih dahulu,” tegasnya, dikutib pada Rabu, (4/3).
Narulita berharap komunikasi yang terbuka antara DPRD dan manajemen rumah sakit dapat menghasilkan perbaikan konkret demi meningkatkan mutu layanan kesehatan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan pasien.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RSUD Eko Maulana Ali masih diupayakan untuk dimintai konfirmasi. Redaksi akan memuat hak jawab atau klarifikasi resmi dari pihak rumah sakit apabila telah diterima.


















