banner 728x250

Meriahkan Momen Ceng Beng Pemkot Gelar Festival Kampung Bintang

banner 120x600
banner 468x60

PANGKALPINANG – Dalam mengangkat potensi wisata budaya, meningkatkan ekonomi UMKM, dan memeriahkan momen Ceng Beng bagi masyarakat yang pulang kampung di Kota Pangkalpinang, Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar Festival Kampung Bintang 2026.

Festival Kampung Bintang 2026 ini diselenggarakan pada 3-5 April 2026 untuk menyambut tradisi Ceng Beng, menghadirkan bazar kuliner Chinese-Melayu halal, pertunjukan barongsai, fashion show, dan lomba lainnya. Acara ini bertujuan meningkatkan pariwisata, menggerakkan UMKM, dan merayakan harmoni budaya di momen ziarah kubur.

banner 325x300

Bazar kuliner (Chinese Halal), Lomba Fashion Show Busana Budaya Tionghoa, Lomba Line Dance, Lomba Gaple, dan Pertunjukan Seni (Barongsai, Wushu, Dambus, Band) dan turnamen golf.

Walikota Pangkalpinang, Prof Saparudin menjelaskan, Festival Kampung Bintang mengusung dan mengandung tema “Menjaga Tradisi Kebersamaan” tema ini makna bahwa masyarakat tetap memegang teguh nilai-nilai penghormatan kepada orang tua dan leluhur, menjaga nilai keluarga, sejarah, serta tradisi, sekaligus memperkuat kerukunan satu masyarakat yang multietnis dan multireligi. Ceng Beng bukan hanya milik komunitas Tionghoa, tetapi telah menjadi bagian dari budaya Kota Pangkalpinang.

“Kita tentu berharap festival ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, mendukung UMKM, memperkuat sektor pariwisata dan industri kreatif serta mengangkat citra Kota Pangkalpinang di tingkat nasional,” ujarnya saat pembukaan, Jumat (3/4).

Lanjutnya, Festival Kampung Bintang 2026 merupakan sebuah perhelatan budaya yang diangkat dari tradisi masyarakat Tionghoa, yaitu Ceng Beng sebuah tradisi yang bukan sekadar kegiatan ziarah kubur namun sarat dengan nilai penghormatan kepada leluhur, bakti kepada keluarga, serta refleksi kehidupan. Di Kota Pangkalpinang, tradisi ini telah menjadi bagian dari sejarah panjang keberagaman budaya yang tumbuh secara harmonis di tengah masyarakat yang multikultural.

“Kita tentu berharap festival ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, mendukung UMKM, memperkuat sektor pariwisata dan industri kreatif serta mengangkat citra Kota Pangkalpinang di tingkat nasional,” katanya.

Ia menambahkan, festival ini juga merupakan wujud kolaborasi yang harmonis antara budaya religi dan nilai-nilai kehidupan, yang menunjukkanbahwa warisan lokal dapat dikemas secara menarik, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami menyadari bahwa festival ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak—baik dunia usaha, komunitas, media, instansi pemerintah, maupun seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang, oleh karena itu, mari kita jadikan Festival Kampung Bintang ini sebagai milik bersama, yang terus kita jaga, lestarikan, dan kembangkan dari tahun ke tahun,” tukasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *