PANGKALPINANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Pemerintah Provinsi Babel bersama Pemerintah Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di beberapa titik di Kota Pangkalpinang. Salah satu lokasi penyaluran berlangsung di Pasar Kampung Asem, Rabu (26/11).

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Babel, khususnya kepada Gubernur Hidayat Arsani, atas kepedulian terhadap masyarakat.
“Saya tentu berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi kepada masyarakat. Di HUT ke-25 Babel ini, apa yang pemerintah lakukan mendapatkan berkah, dan masyarakat juga mendapatkan berkah,” ujarnya.
Dessy menjelaskan bahwa terdapat empat titik penyaluran bantuan di Pangkalpinang, yakni Pasar Kampung Asem, Pelabuhan Pangkal Balam, Pasar Aik Item, dan Rusunawa. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Masyarakat sangat terbantu, kita bersyukur memiliki pemimpin yang peduli kepada rakyatnya,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menuturkan bahwa bantuan sembako tersebut merupakan sumbangan dari berbagai pihak, mulai dari perusahaan swasta, BUMN, hingga OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel.
“Hari ini saya bersama Ibu Wakil Wali Kota membagikan sembako. Ini sumbangan dari beberapa pihak perusahaan, BUMN, dan swasta,” ujar Gubernur.
Ia menambahkan bahwa pembagian bantuan akan dilakukan di seluruh desa di Bangka Belitung, dengan Kota Pangkalpinang menjadi lokasi penyaluran perdana.
“Seluruh desa akan kita bagikan, dan program ini akan terus digulirkan setiap tahun pada HUT Babel,” katanya.
Kepala Bakeuda Babel, Muhammad Harris, selaku Koordinator Lapangan Penyaluran Beras, menjelaskan bahwa terdapat lebih dari 1.150 karung beras yang disalurkan kepada masyarakat Pangkalpinang.
“Dari empat lokasi penyaluran, jumlah beras yang dibagikan berbeda-beda untuk di Pasar Kampung Asem 150 paket, Pelabuhan Pangkal Balam 150 paket, Rusunawa 400 paket, dan Pasar Aik Item 450 paket,” jelasnya.
Pembagian dilakukan secara on the spot tanpa menggunakan KTP atau kupon. Bantuan diprioritaskan untuk pedagang pasar, buruh harian di pelabuhan, serta warga Rusunawa.
“Mereka tidak menggunakan KTP atau kupon, jadi langsung kami bagikan di tempat,” tambahnya.
Ia memastikan bahwa data penerima sudah diseleksi sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.


















