banner 970x90

Wakil Walikota dan PT Timah Bagikan Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir ROB

banner 120x600
banner 468x60

PANGKALPINANG – Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna (Cece Dessy) menyerahkan bantuan 300 paket sembako dari PT Timah kepada 300 warga terdampak bencana banjir Rob di Kelurahan Opas Indah tepatnya di Gang Buntu, Selasa (9/12).

banner 325x300

Cece Dessy menyampaikan apresiasi atas respons cepat PT Timah dalam membantu masyarakat di lokasi terdampak.

“Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada PT Timah yang sudah peduli kepada masyarakat. Tentunya warga sangat terbantu dengan kepedulian ini,” ujarnya saat meninjau langsung kawasan Opas Indah.

Bantuan yang diberikan berupa beras, mi instan, minyak goreng, dan gula, yang menjadi kebutuhan mendesak bagi warga yang rumahnya terendam hingga setinggi 50 cm.

Pemerintah kota sendiri tengah meningkatkan koordinasi lintas dinas untuk mencari solusi jangka panjang. Ia juga mengimbau warga untuk tetap mengutamakan keselamatan dan membatasi aktivitas di luar rumah.

“Untuk sekolah seperti SD 18 dan SD 4 yang berada dekat wilayah banjir, kami sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Jika diperlukan, sekolah bisa ditiadakan sementara melihat kondisi lapangan,” ujarnya.

Nelayan juga diminta menunda aktivitas melaut karena air laut sedang pasang.

Lurah Opas Indah, Juni menyebutkan bahwa sekitar 330 warga di wilayah tersebut terdampak banjir rob.

“Air pasang diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 10.00–11.00 WIB banjir rob di kawasan pesisir seperti Opas Indah merupakan fenomena tahunan, namun tahun ini intensitasnya lebih parah akibat cuaca ekstrem,” katanya Juni.

Kepala Dinas Sosial Kota Pangkalpinang, Khotaman Barkah, menambahkan bahwa selain Opas Indah, banjir rob juga berdampak pada wilayah pesisir lain seperti Rawa Bangun dan beberapa titik di Genas.

Ia mengapresiasi PT Timah yang secara konsisten turun memberikan bantuan setiap kali terjadi bencana.

Khotaman mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode pasang air laut yang biasanya terjadi pada Desember hingga Januari.

“Informasi jadwal kenaikan air dari BPBD akan diteruskan hingga ke RT agar masyarakat bisa melakukan antisipasi,” jelasnya.

Terkait dapur umum, ia menyebutkan masih melihat kebutuhan di lapangan.

“Selama warga masih bisa memasak, dapur umum belum perlu dibuka. Kecuali jika dapur warga tidak bisa digunakan,” ujarnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *