banner 970x90

Bank Sumsel Babel Gelar Penguatan Sosialisasi Bersama Jurnalis di Yogyakarta

banner 120x600
banner 468x60

YOGJAKARTA – Puluhan jurnalis dari Kepulauan Bangka Belitung dan Sumatera Selatan mengikuti kegiatan pelatihan dan sosialisasi tentang jurnalistik serta komunikasi perusahaan di Yogyakarta.

Kegiatan itu digelar Bank Sumsel Babel (BSB), dalam rangka penguatan sosialisasi peranan komunikasi perusahaan, workshop jurnalistik, serta peluncuran kompetisi karya jurnalistik dan video konten 2026.

banner 325x300

Para jurnalis tersebut dibekali ilmu dan informasi berharga pada 22–25 Januari 2026.

Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Direktur Utama Bank Sumsel Babel Festero Mohamad Papeko mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara BSB dan media dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat serta menciptakan iklim ekonomi yang sehat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pemahaman bersama mengenai peran dan fungsi masing-masing, sehingga sinergi antara Bank Sumsel Babel dan media dapat terjalin lebih baik ke depan,” kata Festero dalam keterangan, Senin (26/1).

Menurutnya, kegiatan tersebut BSB menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, termasuk Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) wilayah Sumatera Bagian Selatan, guna meningkatkan pemahaman jurnalis terhadap sektor keuangan dan komunikasi korporasi.

Praktisi senior korporasi Iskandar Tumbuan memaparkan materi mengenai perspektif komunikasi strategis dan peran corporate communication dalam membangun kepercayaan publik.

Menurutnya, humas perusahaan dituntut tidak hanya mengandalkan relasi, tetapi mampu menyelaraskan makna dan kebutuhan informasi dengan media.

“Di era digital dan viral seperti sekarang, isu dan krisis dapat dengan cepat memengaruhi reputasi perusahaan.

Karena itu, peran komunikasi perusahaan harus siap 24 jam dan mampu menjembatani kebutuhan informasi media,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Bisnis Indonesia Hery Trianto menyampaikan materi bertajuk “Merebut Perhatian Media”, yang menyoroti peran strategis media dalam membentuk opini publik dan kebijakan.

Ia menjelaskan perbedaan peran media arus utama sebagai validator kredibilitas informasi dan media sosial sebagai sarana membangun kedekatan serta komunikasi dua arah.

Hery juga memaparkan perkembangan lanskap media nasional yang saat ini mencakup ratusan media cetak, televisi, radio, dan media daring yang telah terverifikasi Dewan Pers.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang pembekalan bagi jurnalis dalam mengikuti kompetisi karya jurnalistik dan video konten Bank Sumsel Babel tahun 2026, yang diharapkan dapat mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas dan berimbang.

Selain itu seorang humas harus siap 24jam untuk menyikapi bagaimana isu dan krisis bisa dikendalikan karena di era viral ini dapat mengubah resiko reputasi dan bergeser ke operasional harian.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *