PANGKALPINANG – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai memicu kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), termasuk di Bangka Belitung (Babel).
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, meminta masyarakat untuk tenang dan tidak panik, sehingga melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Didit mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan General Manager Pertamina Sales Area Babel untuk memastikan kondisi pasokan BBM di daerah. “Saya sudah telepon tadi pak GM-nya, alhamdulillah untuk saat ini stok masih bertahan sekitar lima hari,” kata Didit saat diwawancarai pada Kamis, (5/3).
Ia juga menanyakan kesiapan pasokan BBM menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dari hasil komunikasi tersebut, Pertamina memastikan distribusi BBM masih berjalan normal karena kapal pengangkut BBM sedang dalam perjalanan menuju Pangkalbalam.
“Alhamdulillah katanya kapalnya sudah menuju ke Pangkalbalam,” ungkapnya, seraya mengimbau masyarakat agar tetap tenang karena distribusi BBM masih berjalan dan pemerintah terus memantau kondisi pasokan di Babel.
Meski demikian, Didit mengingatkan agar situasi ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan penimbunan BBM.
Ia pun mendorong PT Pertamina untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna mengantisipasi potensi penimbunan yang bisa memperparah kepanikan masyarakat. “Kita tidak bermaksud suuzon atau memfitnah. Tapi saya khawatir ada oknum yang memanfaatkan kepanikan ini dengan melakukan penimbunan BBM,” tegasnya.


















