banner 970x90

Wali Kota Hadiri Forbisda HIPMI Babel, Dukung Pengusaha Muda Perkuat Ekonomi Daerah

banner 120x600
banner 468x60

PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang diselenggarakan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Santika, Pangkalpinang.

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Pangkalpinang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan serta Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMKM Kota Pangkalpinang. Kegiatan itu turut dihadiri Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, jajaran pengurus HIPMI, pelaku usaha muda, hingga sejumlah stakeholder dari berbagai sektor ekonomi.

banner 325x300

Usai mengikuti rangkaian kegiatan, Saparudin menyampaikan apresiasi atas inisiatif HIPMI Babel yang dinilai mampu menghadirkan wadah kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Saparudin menilai keberadaan HIPMI memiliki peran penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekonomi masyarakat.

“Kami dari Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mendukung kegiatan Forum Bisnis Daerah ini. Kami berharap HIPMI Babel maupun HIPMI Kota Pangkalpinang terus menyokong upaya-upaya masyarakat di bidang bisnis,” ujar Saparudin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Pangkalpinang terus membuka ruang kolaborasi dengan para pengusaha muda, terutama dalam upaya memperkuat UMKM, meningkatkan daya saing usaha lokal, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Menurutnya, perkembangan dunia usaha saat ini membutuhkan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berani mengambil peluang di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah.

“Luar biasa, anak-anak muda sekarang harus berbisnis. Anak muda jangan hanya berpikir mencari pekerjaan, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lainnya,” katanya.

Saparudin juga berharap HIPMI dapat terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan dukungan pengembangan usaha, akses jaringan bisnis, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami memohon dukungan dari teman-teman HIPMI untuk terus mendampingi usaha-usaha masyarakat kita. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu kolaborasi bersama pengusaha muda untuk menggerakkan ekonomi daerah,” tambahnya.

Ia menilai Forbisda bukan sekadar forum pertemuan bisnis, melainkan momentum penting untuk memperkuat sinergi dan membangun optimisme baru terhadap masa depan ekonomi Bangka Belitung, khususnya di Kota Pangkalpinang.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Babel, Harry Ardianto Arsani, mengatakan bahwa Forbisda digelar sebagai upaya menggali dan mengembangkan berbagai potensi unggulan yang dimiliki Bangka Belitung.

Ia menyebut Bangka Belitung memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar dan harus mampu dimanfaatkan secara optimal oleh para pengusaha lokal, khususnya generasi muda.

“Forum bisnis daerah ini bertujuan menggali potensi daerah, karena kita tahu Babel sangat kaya. HIPMI bukan hanya sekadar organisasi biasa, tapi harus hadir di pertanian, perikanan, pertambangan, kesehatan hingga pariwisata,” ujar Harry.

Harry menegaskan HIPMI ingin menjadi organisasi yang aktif mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha muda baru yang mampu bersaing dan menjadi kekuatan ekonomi daerah di masa mendatang.

Harry turut menyoroti program pengembangan sentra kelapa dan aren yang saat ini tengah dipersiapkan bersama Pemerintah Provinsi Babel sebagai langkah memperkuat potensi ekonomi baru di Bangka Belitung.

“Ke depan, program Pak Gubernur akan menjadikan Babel sebagai sentra kelapa dan aren. Sekarang sudah mulai pembibitan satu juta pohon aren dengan luas kawasan mencapai 109 ribu hektare yang sedang diproses perizinannya,” ungkapnya.

Selain itu, HIPMI Babel juga mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat sektor pertambangan rakyat melalui pengaturan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) agar masyarakat dan pengusaha lokal dapat memperoleh kepastian usaha yang lebih baik.

“HIPMI tidak boleh jadi penonton. HIPMI harus menjadi penggerak ekonomi daerah. Kami ingin pengusaha lokal menjadi tuan rumah di Bangka Belitung,” tegas Harry.

Ia menambahkan, Forbisda diharapkan menjadi pemicu lahirnya semangat baru di kalangan anak muda untuk berani terjun ke dunia usaha, terutama dalam menyambut visi Indonesia Emas 2045.

“Dengan kekayaan alam yang melimpah, seharusnya banyak pengusaha muda Babel yang sukses. Karena itu HIPMI hadir untuk mendorong dan mendampingi lahirnya pengusaha-pengusaha baru di daerah,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, berharap Forbisda mampu membuka peluang usaha dan investasi yang lebih luas bagi generasi muda di Bangka Belitung.

“Forbisda ini untuk masyarakat Bangka Belitung. Acara ini membuka ruang bisnis yang betul-betul melalui HIPMI Babel dan HIPMI Pangkalpinang. Harapannya kegiatan ini memberi manfaat bagi anak muda dan masyarakat Bangka Belitung,” ujar Hidayat.

Ia menilai HIPMI memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM, pertanian, perdagangan hingga pertambangan.

“HIPMI harus hadir di dunia pertambangan, pertanian dan perdagangan. Anak-anak muda ini adalah regenerasi ekonomi kita ke depan,” katanya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *