banner 970x90

Walikota Tegaskan Menjaga Kebersihan Lingkungan Bukan Sekedar Pilihan Tetapi Kewajiban

banner 120x600
banner 468x60

PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban bersama demi keberlanjutan kehidupan manusia dan masa depan generasi mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Malam Ramah Tamah Penerimaan Penghargaan Kalpataru Tahun 2026 bagi Alobi yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang di Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (21/6) malam.

banner 325x300

Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Alam, Menjaga Kehidupan, Mewariskan Masa Depan” itu menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi pegiat lingkungan sekaligus momentum memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian alam.

“Menjaga lingkungan bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban bersama demi keberlanjutan hidup manusia dan bumi yang kita wariskan kepada generasi mendatang,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Prof Udin menekankan bahwa pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, ketahanan budaya, dan kemandirian ekonomi merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, manusia dan lingkungan merupakan dua unsur utama kehidupan yang harus berjalan seimbang dan saling menjaga.

“Pada hakikatnya Allah SWT menciptakan dua unsur utama dalam kehidupan ini, yaitu manusia dan alam semesta atau lingkungan. Keduanya harus berjalan seimbang dan saling menjaga,” ujarnya.

Wali Kota mengatakan manusia tidak dapat hidup tanpa keberadaan alam. Karena itu, menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan kelestarian lingkungan menjadi hal yang penting untuk mencegah berbagai persoalan yang dapat mengancam kehidupan.

Prof Udin juga menilai alam merupakan sumber pembelajaran yang tidak ternilai. Keberadaan berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan ekosistem memberikan manfaat sekaligus pengetahuan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Ketika berbagai jenis tumbuhan dan hewan mulai punah, kita tidak lagi bisa mempelajari perilaku dan manfaatnya. Lebih dari itu, hal tersebut juga akan mengganggu keseimbangan alam secara keseluruhan,” katanya.

Wali Kota mengingatkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai upaya, mulai dari pelestarian tanaman, pemuliaan tumbuhan dan hewan, hingga perlindungan keanekaragaman hayati. Menurutnya, kesadaran bahwa manusia merupakan bagian dari ekosistem harus terus ditanamkan kepada seluruh lapisan masyarakat agar upaya menjaga lingkungan menjadi gerakan bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *